YANG MENENTUKAN KUALITAS ABRASIF

By | September 4, 2019

Halo sobat tehniq yang tercinta.. kali ini kami mau berbagi informasi untuk mengetahui material atau bahan dasar abrasif dan tingkat kekerasannya karena hal ini yang menentukan kualitas abrasif itu sendiri. Dengan mengetahui kualitas dari abrasif ini, tentunya kita akan dapat menggunakan abrasif sesuai dengan kebutuhan kita.

 

Jadi ada beberapa klasifikasi yang bisa membedakan kualitas dari sebuah abrasif. Dan masing-masing klasifikasi tersebut memiliki masing-masing keunggulan tertentu untuk sebuah aplikasi.

Contohnya klasifikasi A cocok untuk kebutuhan memotong, dan klasifikasi B cocok untuk kebutuhan memoles. Jadi klasifikasi A jelek untuk kebutuhan memoles tetapi sangat cocok untuk kebutuhan memotong, begitu juga sebaliknya.

 

 

APA YANG MENENTUKAN KUALITAS ABRASIF

Jadi sebelum kita membahas tentang apa yang menentukan kualitas abrasif, maka terlebih dahulu kita pelajari dulu apa itu abrasif. Jadi abrasif adalah alat yang digunakan dengan bahan yang memiliki tingkat kekerasan dan kepadatan tertentu agar dapat mengikis, menghaluskan dan juga memotong objek tertentu seperti besi, kayu dan batu.

 

Aplikasi yang umum menggunakan abrasif ini yaitu pengamplasan dan juga poles atau menghaluskan permukaan. Tetapi itu yang umum ya guys. Kalo secara khusus ya digunakan untuk poles, amplas dan potong.

 

Terus apa yang menentukan kualitas abrasif ini?

Jadi abrasif ini dapat diketahui kualitasnya dari 4 hal. Hal-hal tersebut diantaranya adalah :

    • Tingkat kekerasan
    • Bentuk, Butiran dan Ukuran Butir
    • Material / Bahan Dasarnya
    • Perekat

Masing-masing dari hal tersebut akan menentukan hasil akhir dari abrasif itu sendiri. Dan masing-masing hal tersebut akan kami coba paparkan pada beberapa poin penjelasan dibawah ini.

 

TINGKAT KEKERASAN

Hal pertama yaitu tingkat kekerasan. Apa yang menentukan kualitas abrasif dari tingkat kekerasan ini? Jawabannya adalah keawetan dari abrasif ini sendiri. Jadi semakin keras abrasif tersebut maka akan semakin lama terkikisnya.

Tetapi jika kita berbicara tentang mata potong besi, maka hal ini perlu kami jelaskan lebih detail. Dalam beberapa percobaan yang kami lakukan saat memotong besi dengan abrasif atau mata potong yang keras dan yang agak lunak, maka kami dapatkan hasil yang berbeda.

 

Abrasif atau mata potong yang keras memiliki tingkat ketajaman yang kurang, hal ini dapat kami buktikan dengan waktu potong yang lebih lama 5 – 6 detik dari mata potong yang tajam.

Tetapi mata potong yang tajam itu lebih cepat habis daripada mata potong yang tumpul.

 

Jadi intinya jika kita berbicara tentang amplas atau abrasif untuk poles, maka tingkat kekerasan itu menentukan keawetan dari abrasif tersebut. Tetapi jika kita berbicara tentang mata potong besi, maka abrasif yang keras itu lebih awet tetapi agak tumpul. Sedangkan yang tidak terlalu keras itu lebih tajam tetapi lebih boros juga.

 

Jadi tergantung dari kebutuhan kalian ya guys. Kalian mau yang cepet motong atau yang lebih awet. Perbedaan yang kita bicarakan disini tidak terlalu signifikan. Jadi saat kami coba untuk memotong besi sebanyak 10 kali, maka kami dapatkan Perbedaan banyaknya abrasif yang terpakai yaitu selisihnya sebanyak 0.5 – 1 mm tergantung merk.

Misalnya merk A itu abrasif yang keras dan merk B itu abrasif yang tajam. Saat dilakukan uji coba 10x potong besi.. merk A diemeternya berkurang menjadi 3 mm dan merk B menjadi 2.5 mm. Jadi selisihnya 0.5 mm, tapi ga melulu 0.5 mm melainkan tergantung merk.

 

 

BENTUK, BUTIRAN DAN UKURAN BUTIR

Hal kedua yang menentukan kualitas abrasif adalah Bentuk, Butiran dan Ukuran Butir. Setiap jenis abrasif memiliki bentuk, butiran dan ukuran butir yang berbeda-beda. Dan hal ini dapat menentukan kualitas dari abrasif itu sendiri, karena bentuk, butiran dan ukuran butir tersebut akan menentukan hasil kerja dari abrasif itu sendiri.

 

Yang-Menentukan-Kualitas-Abrasif

 

Jadi hal tersebut akan menentukan kerja kalian ya guys. Hasil finishing, kecepatan dan kehalusan dari kerja kalian salah satunya terletak pada kualitas dari bentuk, butiran dan ukuran butir abrasif tersebut.

Jika terlalu kasar juga tidak bagus untuk finishing, kecuali memang diperlukan dan jika terlalu halus juga akan membutuhkan waktu semakin lama dalam bekerja. Selain itu, abrasif yang terlalu halus juga kurang berguna untuk berbagai pekerjaan.

 

 

MATERIAL / BAHAN DASARNYA

Hal ketiga yang menentukan kualitas abrasif yaitu material / bahan dasarnya. Perlu kalian ketahui, bahan atau material bahan dasar serbuk abrasif itu berasal dari alam dan juga buatan atau sintetis. Kedua bahan tersebut memiliki tingkat kekerasan yang berbeda tentunya.

 

Bahan abrasif dari alam yaitu contohnya adalah berlian. Untuk jenis bahan ini adalah bahan yang sangat sulit untuk ditemukan karena selain sudah sulitnya untuk ditemui di alam, harga dari berlian ini sendiri sangatlah mahal. Untuk itu saat ini sudah sangat jarang perusahaan atau pabrik yang membuat material / bahan dasar abrasif dari campuran serbuk berlian.

 

Yang-Menentukan-Kualitas-Abrasif-Materialnya-bahan-dasarnya

 

Karena sulitnya mencari butiran berlian dari alam ini, jadi manusia mulai membuat campuran butiran abrasif dari material buatan dan juga alam yang disebut dengan butiran sintetis seperti contohnya silikon karbida, korundum dan zirkonium.

Dan hasilnya bahan tersebut juga memiliki tingkat kekerasan yang hampir mendekati kerasnya berlian. Walaupun tidak bisa setara, tetapi paling tidak bisa mendekati tingkat kekerasan berlian.

 

 

PEREKAT

Hal terakhir yang menentukan kualitas dari abrasif adalah perekatnya. Perekat dari abrasif ini juga merupakan perekat khusus yang dinamakan perekat mineral Cryolite dan ada juga perekat lain yang mungkin kami belum tau. Tapi hanya sebatas itu yang kami tau.

 

Yang-Menentukan-Kualitas-Abrasif-dari-sisi-perekatnya

 

Nah jika perekat yang digunakan sedikit, maka hal tersebut akan mempengaruhi kualitas dari abrasif itu sendiri. Karena saat perekat yang digunakan itu sedikit, maka butiran abrasif akan cepat terlepas dan abrasif lebih cepat habis. Sedangkan jika jumlah perekat yang digunakan untuk pembuatan abrasif tersebut agak banyakan, maka hasilnya kualitas dari abrasif tersebut akan lebih baik.

 

Tapi sayangnya kita tidak bisa mengetahui ya banyak tidaknya perekat yang digunakan pada saat pembuatan abrasif yang kalian miliki. Cara satu-satunya adalah dengan membandingkan beberapa merk abrasif kemudian digunakan untuk aplikasi yang sama. Agar kalian dapat membedakan seberapa cepat habisnya masing-masing merk abrasif yang kalian uji coba.

 

 

PENUTUP

Naahh.. sekarang kalian udah tau ya apa saja yang menentukan kualitas abrasif yang kalian miliki. Semoga artikel ini dapat membantu anda saat ingin membeli abrasif kalian. Mungkin kalian bisa meraba masing-masing merk abrasif untuk mengetahui kualitasnya. Tapi tetap acuannya pada 4 hal yang udah kami sampaikan tadi ya guys.

 

Jangan lupa untuk selalu mendukung kami dengan mengunjungi dan menonton channel youtube kami. Kami selalu memberikan konten edukasi dan komparasi beberapa produk alat teknik yang sedang marak di pasaran. Jadi video-video dari kami tentunya akan sangat bermanfaat buat kalian semua. Langsung aja kunjungi channel youtube kami pada link dibawah ini ya guys.

>> CHANNEL YOUTUBE <<

 

Jangan lupa untuk subscribe, like dan share video-video kami ya agar temen-temen atau sodara kalian bisa mendapatkan informasi penting yang mereka butuhkan pada channel youtube kami ini.

Yaw dah kalo gitu, makasii atas semua dukungan kalian dan selalu jaga keselamatan kerja kalian.. Salam..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *