TIPS MENGELAS TANPA TAKUT MCB JEGLEK / JEPRET

By | January 11, 2019
NO HOAX ! Mengelas Menggunakan Listrik Rumahan 900 Watt Tanpa Jeglek (FULL VERSION)

Kali ini kami ingin berbagi informasi kepada kalian semua seputar tips pengelasan nih. Jadi disini kami pengen bagi-bagi informasi ke kalian terkait tips mengelas tanpa takut MCB Jeglek / Jepret. Jadi pada tips pengelasan ini kami memanfaatkan kelebihan yang dimiliki MCB. Apa ya kelebihannya??

 

Jadi kelebihan dari MCB ini yaitu sebuah MCB memiliki waktu tunda atau waktu jeda sebelum dia jeglek atau jepret saat terjadi kelebihan daya listrik yang dia terima. Waktu jeda atau waktu tunda tersebut disebut dengan durasi toleransi MCB. Jadi penjelasan dari durasi toleransi MCB ini yaitu waktu jeda yang dimiliki sebuah MCB sebelum MCB tersebut jeglek atau jepret saat terjadi kelebihan daya listrik. Contohnya yaitu saat anda menggunakan MCB ukuran 4 ampere yang berkapasitas 920 watt, logikanya saat anda menggunakan mesin las dengan konsumsi daya 1.200 watt, maka seharusnya MCB tersebut jeglek atau jepret karena sudah melebihi kapasitas daya listrik yang dia terima. Tetapi kenyataanya tidaklah begitu karena sebuah MCB memiliki toleransi tersebut. Jadi saat MCB ini menerima listrik 1.200 watt, akan ada jarak sekitar 10 – 15 detik sebelum saklar / switch MCB itu turun.

 

Dan pada video diatas, kami telah mengaplikasikan yang namanya toleransi MCB tersebut. Pada percobaan kami kali ini, kami menggunakan MCB merk ABB dan juga Schneider yang banyak digunakan orang-orang dirumah. Kenapa kami menggunakan 2 MCB?? tentunya agar anda dapat membedakan batas toleransi kedua MCB ini karena memang durasi toleransi MCB ini dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu diantaranya :

  1. Merk MCB
  2. Umur MCB
  3. Intensitas naek dan turunnya switch / saklar MCB.

 

Jadi untuk faktor pertama tentunya setiap merk MCB memiliki durasi toleransi masing-masing, karena setiap produsen MCB pasti menggunakan standarisasi produksi barangnya masing-masing. Untuk itu antara merk satu dengan merk lainnya memiliki durasi toleransi yang berbeda. Misal merk A memiliki durasi toleransi selama 10 detik sebelum saklarnya turun. Dan merk B memiliki durasi toleransi 12 detik sebelum saklarnya turun.

 

Faktor yang kedua yaitu umur MCB. Sama seperti barang-barang buatan manusia lainnya, tentunya setiap barang memiliki umur atau masa pakai ( kadaluarsa ). Jadi sebuah MCB dengan merk A yang sudah berumur 20 tahun akan memiliki durasi toleransi lebih cepat jika dibandingkan dengan MCB merk A juga yang masih berumur 5 tahun, walaupun sama-sama menerima daya listrik lebih dari kapasitasnya, misal MCB 920 watt menerima 1.200 watt.

 

Dan faktor yang terakhir yaitu Intensitas naek turunnya switch atau saklar MCB. Tentunya sifat saklar itu naek dan turun atau kekanan dan kekiri. Dan untuk bisa berubah arah, saklar tersebut pasti memiliki switch seperti per yang yang menggerakkan saklar tersebut. Karena switch ini juga buatan manusia, jadi pastinya lama kelamaan switch tersebut akan kendor atau dan lebih licin karena permukaannya sudah terkikis akibat seringnya terjadi gesekan. Hal tersebut membuat switch saklar MCB lebih cepat turun atau jeglek saat MCB mengalami kelebihan daya listrik. Jika anda ingin mengetahui artikel lebih lengkap terkait MCB, anda bisa kunjungi artikel kami dibawah ini :

CARA MEMBUAT MCB RUMAH TIDAK JEGLEK ATAU JEPRET

TIPS MENGELAS TANPA TAKUT MCB JEGLEK / JEPRET

Kembali pada percobaan pada video diatas. Jadi sebelum kami membagikan tips mengelas tanpa takut MCB jeglek / jepret, terlebih dahulu kami ingin membuktikan adanya durasi toleransi MCB tersebut. Kami menggunakan 3 merk mesin las yang berbeda yaitu LAKONI, DAIDEN dan RHINO. Kami memilih merk ini secara acak sebagai perbandingan seberapa lama MCB dapat mengatasi kekuatan dari masing-masing mesin las tersebut.

 

Pada percobaan ini kami menggunakan kawat las 2.0 mm yang cocok untuk digunakan pada MCB 4 amp atau setara 920 watt. Karena tingkat kematangan pada kawat las 2.0 mm ini bisa sempurna saat menerima panas dari arus listrik 50 amp atau setara dengan 1.100 hingga 1.400 ( tergantung merk mesin las ). Tentunya angkat tersebut sangat cocok untuk percobaan dengan MCB 4 amp ini.

 

Jadi langsung aja pada percobaan yang pertama kami menggunakan mesin las lakoni 120e yang gambarnya dapat anda lihat dibawah ini :

tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-Jeglek-Jepret-lakoni-120e

pada gambar diatas terlihat kami sedang melakukan pengelasan dengan menggunakan daya listrik 1.100 – 1.300 watt dan terbukti MCB tidak langsung jeglek. Hal ini terbukti dengan proses pengelasan kami berjalan lancar hingga batas waktu 20 detik lebih hingga MCB jeglek atau jepret.

 

tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-Jeglek-Jepret-panjang-pengelasan-lakoni-120e

Dan dapat anda lihat kami berhasil melakukan pengelasan hingga mencapai 15 cm. Jadi dari percobaan ini durasi toleransi sudah dapat dibuktikan kenyataannya. Tapi tidak hanya sampai disitu, kami tetap ingin mencoba lagi dengan mesin las yang berbeda, apakah hasilnya sama atau tidak.

 

Kali ini kami melakukan percobaan dengan mesin las Daiden MMAi 120. Untuk proses percobaannya dapat anda lihat pada gambar dibawah ini :

tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-Jeglek-Jepret-Daiden-MMAi-120

Pada percobaan diatas, terlihat kami menggunakan settingan mesin las di sekitaran 50 amp dengan daya listrik yang dikonsumsi oleh mesin las daiden ini sebesar 1.100 – 1.200 watt. Dan tetap terbukti MCB tidak langsung jeglek. Hal ini terbukti dengan proses pengelasan kami berjalan lancar hingga batas waktu 20 detik lebih hingga MCB jeglek atau jepret.

 

tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-Jeglek-Jepret-Panjang-Pengelasan-Daiden-MMAi-120

Dan dapat anda lihat juga hasilnya kami dapat mengelas hingga mencapai panjang pengelasan 11 cm. Jadi untuk kedua kalinya, durasi toleransi MCB ini sudah dapat dibuktinya kenyataannya.

 

Lanjut lagi pada percobaan selanjutnya dengan menggunakan mesin las Rhino MMA 120A yang hasil percobaan tersebut dapat anda lihat pada gambar dibawah ini :

tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-Jeglek-Jepret-Rhino-MMA-120A

Pada percobaan diatas, terlihat kami menggunakan settingan mesin las di sekitaran 50 amp dengan daya listrik yang dikonsumsi oleh mesin las Rhino ini sebesar 1.200 – 1.300 watt. Dan tetap terbukti MCB tidak langsung jeglek. Hal ini terbukti dengan proses pengelasan kami berjalan lancar hingga batas waktu 20 detik lebih hingga MCB jeglek atau jepret.

tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-Jeglek-Jepret-Panjang-Pengelasan-Rhino-MMA-120A

 

Dan dapat anda lihat juga hasilnya kami dapat mengelas hingga mencapai panjang pengelasan 10 cm. Jadi untuk ketiga kalinya, durasi toleransi MCB ini sudah dapat dibuktinya kenyataannya. Setelah kami melakukan ketiga percobaan tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa batas durasi toleransi MCB memang ada dan toleransi tersebut durasinya berbeda-beda tergantung dari spesifikasi dari mesin las tersebut.

 

Percobaan kami selanjutnya adalah menggunakan MCB merk ABB, karena sebelumnya kami menggunakan MCB merk schneider. Hal ini juga kami lakukan untuk membuktikan penjelasan kami tentang faktor-faktor yang mempengaruhi durasi toleransi sebuah MCB. Dan salah satu faktor yang mempengaruhi durasi toleransi adalah merk MCB. Untuk itu percobaan kami selanjutnya adalah dengan menggunakan MCB merk lain yaitu ABB tetapi tetap menggunakan ketiga mesin las yang sama.

 

tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-ABB-Jeglek-Jepret-panjang-pengelasan-lakoni-120e
tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-ABB-Jeglek-Jepret-Panjang-Pengelasan-Daiden-MMAi-120
tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-ABB-Jeglek-Jepret-Panjang-Pengelasan-Rhino-MMA-120A

Dan pada percobaan dengan MCB merk ABB ini kami dapatkan beberapa hasil pengelasan yaitu seperti yang anda lihat pada gambar diatas. Yang pertama kami mendapatkan panjang pengelasan sepanjang 15 cm dengan mesin las Lakoni 120e yang memakan waktu 30 detik lebih saat MCB merk ABB ini mencapai batasnya ( jeglek / jepret ).

 

Dan pada percobaan kedua dengan MCB merk ABB ini kami dapatkan panjang pengelasan sepanjang 14 cm dengan mesin las Daiden MMAi 120 yang memakan waktu 30 detik lebih saat MCB merk ABB ini mencapai batasnya ( jeglek / jepret ).

 

Dan pada percobaan ketiga dengan MCB merk ABB ini kami dapatkan panjang pengelasan sepanjang 10 cm dengan mesin las Rhino MMA 120 yang memakan waktu 20 detik lebih saat MCB merk ABB ini mencapai batasnya ( jeglek / jepret ).

 

Jadi dapat kami tarik kesimpulan bahwa memang benar adanya salah satu faktor yang mempengaruhi durasi MCB adalah merk MCB itu sendiri. Untuk lebih jelasnya anda dapat melihat tabel dibawah ini yang membuktikan bahwa kami melakukan pengelasan yang sama yaitu di angka 50 amp pada 3 buah mesin las yang sama.

tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-Jeglek-Jepret-Tabel-perbandingan-waktu-pengelasan
tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-Jeglek-Jepret-Tabel-perbandingan-panjang-pengelasan

Pada tabel diatas dapat anda lihat perbedaan antara merk ABB dan merk Schneider baik dari segi durasi toleransi maupun dari segi panjang pengelasan.

 

TUTORIAL MENGELAS TANPA TAKUT MCB JEGLEK / JEPRET

Nah sekarang saatnya kita bagi-bagi informasi tentang cara atau tutorial mengelas tanpa takut MCB jeglek / jepret. Jadi hal pertama yang sudah kita pelajari bersama adalah adanya durasi toleransi MCB. Jadi kita harus memanfaatkan kelebihan dari MCB ini yaitu dengan cara melakukan pengelasan pendek. Atau dapat kita katakan, anda perlu melakukan pengelasan bertahap dengan waktu sekitar 5 – 7 detik kemudian setelah itu berhenti mengelas. Dan lanjutkan lagi setelah jeda waktu 3 detik sampai anda mulai mengelas lagi. Dan dapat kami pastikan MCB yang anda gunakan dirumah ataupun di bengkel tidak akan jeglek atau jepret. Jadi tetap ingat jangan terlalu lama mengelas dan berikan jeda waktu antara proses pengelasan satu dengan dua dan seterusnya. Untuk contoh pengelasan dengan teknik ini dapat anda lihat pada gambar dibawah ini :

tips-mengelas-tanpa-takut-MCB-Jeglek-Jepret-hasil-pengelasan-pendek

 

Jadi gimana?? udah pada paham kan tentang tips mengelas tanpa takut MCB jeglek / jepret yang sudah kami jelaskan pada artikel ini. Jadi jangan lupa buat pelajari atau terapin sendiri dirumah dan cari sela dan pelajari karakter MCB anda masing-masing. Karena tentunya tiap MCB memiliki karakteristik toleransi yang berbeda-beda.

 

Ok cukup sekian artikel dari kami, pantengin terus channel youtube kami pada link youtube berikut ini >> channel tehniq.com. Dan jangan lupa juga untuk cek produk lengkap kami di www.tehniq.com dan percayakan kebutuhan alat-alat teknik anda pada kami.

Salam..!!

27 thoughts on “TIPS MENGELAS TANPA TAKUT MCB JEGLEK / JEPRET

    1. Yudha Yudha Post author

      Terima kasih telah berkunjung di blog tehniq.com

      Waduh sori bos.. belum sempet ngetes nih.. susah banget importirnya dirayu..
      Doain aja ya.. pokoknya dukung kami terus..
      Pas kebetulan lagi banyak banget netizen yang nanyain mesin las RYU ini.

      Siapa tau ada yang tergugah hatinya. hehehe

      Reply
  1. agung

    saya pemula d mesin las..punya lakoni450w listrik pln 2300watt ,apa gk berpengaruh k mesinlas…trimakasih master

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Terima kasih telah berkunjung di blog tehniq.com

      Justru bagus pak
      Salah satu faktor keberhasilan dalam mengelas yaitu daya listrik yang tinggi, karena proses pengelasan butuh nyala api yang besar untuk mendapatkan hasil lasan yang sempurna. Untuk mendapatkan api las yang besar, dibutuhkan daya listrik ( watt ) yang besar pula.

      Setau kami, mesin las 450 watt maksimal penggunaan daya listriknya jika settingan ampere dibuat mentok atau full pada bar tertinggi itu sekitar 1600 – 1800 watt
      Jadi untuk penggunaan pada daya listrik 2.300 watt tentunya sangat pas.

      Semoga dapat menjawab pertanyaan bapak

      Reply
  2. Akbar

    Hallo master mau tanya ni..mesin las saya pake lakoni 450w..saya buat las besi baja di Amper 100 kok MCB listrik saya lonyot yaa..padahal listrik rumah saya 1300

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Terima kasih telah berkunjung di blog tehniq.com

      Sebenarnya mesin las 450 watt itu hanya trik marketing saja pak
      Spesifikasi amperenya sama persis dengan mesin las MMA 120

      Jadi tidak heran kalo bapak ngelas di ampere segitu bisa jepret listrik

      Saran kami pake kawat las maksimal 2.0 saja pak dengan settingan ampere 50 – 60 ampere
      Insyaa Allah tidak akan jepret.. Asal listrik full digunakan untuk mesin las

      Semoga dapat menjawab pertanyaan bapak

      Reply
  3. Bowo

    Pro-quip new Tek kok sering bikin njeglek atau mati lampu

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Terima kasih telah berkunjung di blog tehniq.com

      Mohon maaf untuk mesin itu setau saya menggunakan tenaga bahan bakar, bukan listrik
      Jadi tidak mempengaruhi listrik rumah

      Mungkin kompresor atau mesin air yang digabungkan dengan pro-quip tersebut yang mengkonsumsi daya listrik besar sehingga listrik rumah tidak kuat

      Semoga dapat menjawab pertanyaan bapak

      Reply
  4. Muhammad Yudha putra

    Pak apakah benar saat mengelas agar tidak jeglek, hanya ambil phasa dr mcb dan netral ke tanah???

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Terima kasih telah berkunjung di blog tehniq.com

      Pernyataan tersebut tidak benar pak
      Karena tidak ada sangkut pautnya daya listrik yang keluar dari PLN dengan tanah

      Semoga dapat menjawab pertanyaan bapak

      Reply
  5. sabda

    Asalmualaikum.wr.wb
    Kang saya punya bor -+500 watt biar ga jepret pake mcb yang brapa ampr ya..?

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Waalaikum Salam Warohmatullohi wabarokatuh

      Terima kasih telah berkunjung di blog tehniq.com
      Kalo MCB pake yang 4 ampere juga udah cukup om kalo buat mesin bor doang

      Reply
  6. Angga

    assalamualaikum, maaf pak mau tanya listrik rumah saya 2 R atau 900 watt, nah saya mau beli mesin las listrik buat hoby bikin rak atau perabot, mesin las listrik yang sesuai dan cocok sedengan itu merek apa dan ukuran daya nya berapa ya?

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Terima kasih telah berkunjung di blog tehniq.com

      Kalo daya listrik segitu dirumah untuk ngelas sebenarnya agak susah. Karena harusnya 900 watt itu hanya fokus ke mesin las saja.. Sedangkan dirumah pasti ada kulkas, lampu, magic jar dan lain-lain

      Tapi kalo emang maksa pengen pake mesin las di daya listrik segitu ya saran saya sih :
      1. Matikan semua peralatan listrik anda saat menggunakan mesin las.
      2. Kawat las maksimal 2 mm di settingan 50 – 60 Amp tergantung merk mesin las

      Untuk merk mesin las kami tidak bisa menyebutkan karena semua merk punya kelebihan dan kekurangan

      Semoga dapat menjawab pertanyaan bapak

      Reply
  7. annas

    mau tanya kalau sy ada mesin las 160A dan listrik dirumah cm 1300 volt itu baiknya pakai kawat las yg berapa dan ampernya berapa..?

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Kalo kita bicara rumah tentunya banyak menggunakan alat-alat listrik lain selain mesin las tersebut

      Jadi rekomendasi kami gunakan kawat las 2.0 saja dengan settingan ampere 40 – 50 ampere pada mesin las

      Tapi jika listrik 1300 bisa fokus hanya untuk mesin las, maka bapak bisa menggunakan kawat las lebih besar yaitu 2.6 mm dengan settingan ampere 70 – 80

      Semoga dapat menjawab pertanyaan bapak

      Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Bapak bisa beli tipe apapun dengan tipe maksimal 120 A

      Dan perlu dicatat,, saat mulai mengelas, semua alat listrik harus mati
      Bapak hanya bisa mengelas menggunakan kawat las ukuran 2.0 mm dengan settingan ampere 40 menggunakan metode pengelasan totol-totol

      Reply
  8. Tjondro

    Saya rencana mau belajar mengelas..dan tertarik dengan daiden zero dan daiden MMAi 120..apakah perbedaan daiden zero dan daiden MMAi 120 ..apakah sama konsumsi listriknya..misalnya di pakai di setingan 50-60 ampere apakah daiden MMAi 120 yang lebih banyak konsumsi listriknya..
    Rencana saya akan mengelas untuk hobi aja.seperti membuat rak bunga …apakah lebih baik daiden MMAi 120 atau daiden zero..listrik saya 2200.
    Terimakasih atas bantuannya..

    Reply
  9. Tjondro

    Salam kenal..saya berniat untuk belajar mengelas dan tertarik dengan merk daiden.antara daiden zero dan daiden MMAi 120 Apakah konsumsi listriknya sama..misalnya di pasang kisaran ampere 50-60..apakah daiden MMAi 120 lebih banyak konsumsi listriknya..
    Jika untuk hobi yang mana lebih di sarankan..

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Bedanya hanya di ampere maksimal pak
      zero maksimal ampere 100
      MMAi 120 maksimal ampere 120

      konsumsi listrik tergantung settingan bapak
      kalo misal settingan mesin las 40 ampere antara zero dan MMAi 120 tidak akan jauh berbeda
      tapi kalo di setel maksimal tentunya akan berbeda

      semoga dapat menjawab pertanyaan bapak

      Reply
  10. Panut

    Mau tanya mesin las sya lakoni 450,daya listrik rumah 900 amper 50 buat las besi beton 8 kok cepat jglek pdahal ngelas saya main titik?

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      ada 2 kemungkinan pak

      1. karena voltase naek turun akibat jarak tiang listrik dengan rumah yang cukup jauh
      2. karena peralatan listrik dirumah bapak masih ada yang menyala

      kmrn saya coba mesin las 120 amp untuk las di rumah saya yang daya listriknya 900 watt masih ga jepret kok pak
      saya pake kawat las 2.0,, settingan ampere 50 dan posisi hanya kulkas yang menyala
      selain itu semua mati begitupun dengan lampu rumah saya matikan semua

      Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Tergantung penggunaan pak

      listrik 1300 normalnya cukup untuk penggunakan kawat las 2.0 – 2.6 mm
      diatas itu pasti tidak sanggup

      jd bukan masalah daya listrik kuat atau tidak,, tapi pemakaian bapak untuk apa dan dengan kawat las brp mm

      semoga dapat menjawab pertanyaan bapak

      Reply
  11. Andriyansyah

    Asalamualaikum mas mau tanya di rumah saya listriknya baru di naikan daya 900 watt pas pake mesin pres di daya 900 watt ngejeklek mulu gimana ya solusi nya ,makasih

    Reply
    1. Yudha Yudha Post author

      Mohon maaf untuk mesin pressnya ini makan daya listrik brp ya?

      sebenarnya saya disini bahas tentang mengelas biar ga jepret ya
      jd saya kasih tips pada saat saya ngelas aja kali ya
      siapa tau berguna juga untuk mesin press

      1. Semua alat listrik harus mati, contoh : lampu, TV, kipas, Magic Jar, Dispenser, Sanyo.
      saya hanya menyalakan kulkas saja saat mengelas
      2. saat mengelas saya pendek2.. berarti saat mengepress jangan di genjot.. bisa sesekali dilepas aja

      Hal lainnya saya rasa ga nyambung sama mesin press
      jd saya cm bisa kasih 2 saran itu aja

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *