PERBEDAAN MULTIMETER DAN VOLTMETER

By | April 7, 2020

Halo sobat tehniq setanah air,, semoga kalian semua sehat ya dan selalu diberikan kemudahan hidup, biar kalian ga stress.. Karena kalo stress malah bikin banyak penyakit datang. Hehehe.. yaw dah sekarang kita mulai lagi pelajaran dari blog tehniq ini yaitu kami akan membahas tentang perbedaan multimeter dan voltmeter. Jadi Kedua alat ini sama-sama digunakan untuk deteksi kelistrikan tetapi kedua alat ini tidak sama.

 

Atau kalo dalam bahasa sastranya itu serupa tapi tak sama. Hmmm..

 

Oke jadi kita mulai dari pengertiannya ya. Untuk multimeter sendiri adalah sebuah alat ukur atau measurement tools yang fungsinya dapat digunakan untuk mengukur beberapa satuan listrik seperti tegangan ( Voltase ), Arus listrik ( Ampere ) dan juga tahanan listrik ( Ohm ) pada rangkaian listrik.

 

Tapi seiiring perkembangan jaman dan teknologi, multimeter ini ditambahkan fiturnya dengan bisa mengukur satuan-satuan lainnya. Cuma itu ga bakalan kami bahas disini, karena kami disini akan fokus untuk pembahasan tentang perbedaan multimeter dan voltmeter.

 

Oke lanjut dan untuk Voltmeter sendiri adalah sebuah alat ukur atau measurement tools yang fungsinya untuk mengukur besaran tegangan listrik ( voltase ) antara dua titik pada sebuah rangkaian listrik. Sama aja sih multimeter itu juga cara pakainya ditempel dengan dua titik.

 

Jadi bisa kalian lihat ya perbedaan multimeter dan voltmeter dari segi pengertiannya. Nah sekarang kita akan masuk kepembahasan yang lebih teknis.

 

 

PERBEDAAN MULTIMETER DAN VOLTMETER

Jadi kita akan bahas dulu tentang multimeter. Seperti yang gw udah sampaiin tadi ya.. Jadi multimeter ini bisa digunakan untuk mengukur beberapa nilai satuan pada listrik.

 

MULTIMETER

Karena namanya multi berarti lebih dari satu ya. Maka dari itu alat ini bisa mengukur lebih dari satu jenis satuan listrik. Multimeter dibuat dengan 2 jenis yaitu analog dan digital yang perbedaannya dapat anda lihat pada beberapa poin dibawah ini :

  • Analog : untuk mengetahui ukuran satu listrik yang ingin dicari ada jarum dibagian layarnya. Nantinya jarum tersebut akan menunjuk nilai satuan listrik yang anda cari. Karena ukuran layar dari multimeter analog ini cukup kecil jadi sekitar 12 x 6 cm dan ada yang lebih dikit. Jadi kami sarankan untuk orang-orang yang sudah memiliki riwayat mata plus atau rabun dekat untuk tidak menggunakan alat ini.
  • Digital : karena digital, jadi layar penunjuk dari multimeter digital ini memunculkan tampilan angka-angka. Untuk itu lebih mudah untuk dibaca baik orang dengan mata yang normal, minus ataupun plus. Dan untuk tingkat akurasi pengukurannya pun lebih akurat. Karena display digital menampilkan sampai ada angka dibelakang koma.

 

BAGIAN-BAGIAN MULTIMETER

Dan untuk bagian-bagian dari multimeter ini ada beberapa juga ya yang perlu kalian ketahui. Tetapi disini kami akan menyebutkan tidak terlalu detail kedalam mesin didalamnya. Kami akan menyebutkan dari sisi luarnya saja, karena analog dan digital berbeda bagian dalamnya.

 

Berikut adalah bagian-bagian dari multimeter yang perlu kalian ketahui :

  • Display, display ini adalah bagian untuk menunjukkan nilai atau angka satuan listrik yang ingin kalian cari. Untuk jenis analog biasanya terdiri dari jarum dan penunjuk-penunjuk kecil lainnya. Dan untuk digital, displaynya berupa tampilan angka.
  • Saklar Selector,  Bagian ini adalah bagian paling penting karena berfungsi untuk memilih satuan apa yang ingin kalian cari dan juga batas pengukurannya. Misalnya hambatan, frekuensi, Arus AC dan DC.
  • Probe, untuk bagian ini adalah bagian yang tergolong penting juga. Karena alat ini yang berfungsi sebagai perantara karena alat ini yang nantinya akan ditempelkan pada rangkaian listrik, sehingga tersambung ke mesin multimeter yang nantinya dapat diketahui nilainya.

 

Bagian-bagian-dari-multimeter

 

 

VOLTMETER

Beda dengan multimeter, voltmeter ini hanya dapat digunakan untuk mengetahui satuan listrik voltase saja atau tegangan listrik. Tetapi bedanya dengan multimeter, alat ini dapat mengukur hingga beberapa satuan voltase, yang maksudnya adalah perhitungannya lebih lengkap dari sisi satuan voltase.

 

Maksudnya disini adalah voltmeter ini dapat mengukur hingga milivolt (mV), Volt ( V ) hingga kilovolt (kV). Jadi karena khusus untuk mengukur tegangan listrik saja, maka alat ini harusnya lebih lengkap dan mendetail untuk mengukur nilai voltase sebuah rangkaian.

 

Karena kalo fungsinya sama aja kaya multimeter ya orang ga bakal mau beli alat ini. Beli aja multimeter udah cukup buat ngukur semuanya.

 

Nah sekarang udah jelas ya untuk perbedaan dari sisi fungsinya. Jadi multimeter bisa dibuat untuk mengukur lebih dari satuan listrik ( Ohm, Volt, Ampere, Hz ), dan voltmeter hanya digunakan untuk mengukur voltase tetapi lebih mendalam hingga milivolt ( mV ) dan kilovolt ( kV ).

 

Tapi kiya juga membahas jenis multimeter ya. Yaitu analog dan digital. Dan untuk voltmeter ini juga sama ya. Ada yang dibuat dalam bentuk analog dan ada yang dibuat dalam bentuk digital. Jadi biar mengikuti perkembangan juga dan dapat bersaing dengan alat measurement lainnya.

 

BAGIAN-BAGIAN VOLTMETER

Terus tadi gw juga bahas bagian-bagian dari multimeter ya. Untuk itu kami juga akan membahas bagian-bagian dari voltmeter ini biar adil. Berikut adalah bagian-bagiannya :

  • Display, bagian ini berfungsi untuk menunjukkan nilai satuan voltase yang ingin kalian cari. Untuk jenis analog voltmeter ditunjukkan dengan jarum dan untuk jenis digital voltmeter ditunjukkan dengan tampilan angka. Dan tentunya untuk digital lebih akurat karena menampilkan hingga angka belakang koma.
  • Lubang Kutub, untuk lubang kutub ini menunjukkan kutub plus dan minus ya. Untuk kutub plus sendiri memiliki lubang lebih dari satu yang artinya digunakan untuk mengukur nilai maksimal voltase tertentu. Jadi misalnya maksimal voltase 15 yang kalian colokin. Maka saat kalian mendapati nilai voltase pada sebuah rangkaian itu melebihi 15 volt, maka display voltmeter akan menunjukkan eror.
  • Probe, bagian ini adalah bagian yang cukup penting karena fungsinya merupakan perantara antara rangkaian listrik dengan mesin voltmeter. Alat ini nantinya yang akan ditempelkan pada sebuah rangkaian listrik, yang kemudian akan tersambung pada mesin voltmeter. Sehingga nantinya nilai voltase dari rangkaian listrik tersebut akan ditampilkan pada display.

 

Bagian-bagian-dari-voltmeter

 

 

KESIMPULAN

Jadi itu ya bagian-bagian dari voltmeter yang wajib kalian ketahui. Dan sepertinya pembahasan tentang perbedaan multimeter dan voltmeter ini kami rasa udah cukup.

 

Sekarang kalian udah ngerti dong tentunya perbedaan multimeter dan voltmeter ini. Semoga sekarang kalian semua udah bisa membedakan ya baik dari sisi pengertian, fungsi dan juga bagian-bagiannya. Pokoknya kesimpulannya multimeter dapat digunakan untuk mengukur lebih dari satu satuan listrik ( Ohm, voltase, ampere, Hz ) dan Voltmeter hanya untuk mengukur voltase saja.

 

Tetapi untuk voltmeter dapat mengukur nilai voltase hingga milivolt ( mV ) dan kilovolt ( kV ).

 

Yaw dah kalo gitu semua kalian semua udah paham ya. Jadi selamat mencoba dah sekarang.. Salam..!!

 

 

One thought on “PERBEDAAN MULTIMETER DAN VOLTMETER

  1. Pingback: Perbedaan Clamp Meter dan Multimeter - Blog Tehniq.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *