ARTI DUTY CYCLE PADA MESIN LAS

By | June 26, 2019

Halo sobat tehniq yang saat ini berprofesi sebagai welder. Kalian pasti pernah lihat di spesifikasi mesin las kalian yang namanya “duty cycle”. Udah pada tau belum guys arti dan maksud dari “duty cycle” itu?. Jadi pada artikel kami kali ini, kami mau bahas arti duty cycle pada mesin las agar kalian semua tau maksud dan artinya. Dan nanti saat kalian beli mesin las, kalian akan lebih paham dalam memilih mesin las kalian.

 

Jadi apa itu arti duty cycle? Duty Cycle adalah ukuran berapa lama pengguna mesin las atau tukang las dapat menggunakan mesin las hingga mesin las menjadi terlalu panas dan mati. Intinya jangan menggunakan mesin las secara berlebihan atau terus menerus hingga jangka waktu tertentu guys.

 

Karena hal tersebut akan membuat mesin las kalian menjadi terlalu panas dan mati. Jadi gampang ya guys? maksud kami gampang untuk memahami arti duty cycle ini sendiri. Cuma tetap ada masalahnya nih guys..

 

Masalahnya tuh tiap-tiap produsen mesin las menuliskan nilai duty cycle itu macem-macem guys. Mungkin kalo nilai duty cycle ditulis dengan nominal jam atau menit, orang-orang bakalan lebih mudah untuk memahaminya. Tapi nyatanya ada beberapa konfersi nilai yang dituliskan pada nilai duty cycle. Penulisan nilai duty cycle dibagi menjadi 3 yaitu  :

  • Amp ( Ampere )
  • % ( Persen )
  • Suhu

 

ARTI DUTY CYCLE PADA MESIN LAS

Seperti yang dapat kalian lihat ya guys.. ada 3 jenis penamaan duty cycle pada mesin las yang ada saat ini. Dari tiap-tiap penamaan tersebut tentunya kita harus tau dong makna dan cara membacanya. Hal ini kami rasa diperlukan agar anda dapat mengerti kapan anda harus berhenti atau mengistirahatkan mesin las anda sebelum standard duty cyclenya habis.

 

Karena tentunya jika kalian terlalu over menggunakan mesin las kalian, hasilnya malah akan merugikan kalian sendiri guys. Entah mesin las kalian rusak, atau bahkan mati total dan harus beli baru. Tentunya kita semua ga mau ya sampe terjadi hal seperti itu.

 

Untuk itu mari kita sama-sama belajar tentang arti duty cycle pada mesin las dengan adanya artikel ini.

 

Jadi disini akan kami berikan contoh, Misalnya tertulis di spesifikasi duty cyclenya adalah :

200amps @ 30% @ 40⁰C.

 

Artinya 200 amp ampere maksimal yang dapat dikeluarkan mesin las saat bekerja, sehingga anda tidak mungkin dapat mengelas melebihi kapasitas ini.

 

Sedangkan 30% adalah persentase dari waktu kerja yang diberikan mesin secara kontinyu 200amps sebelum terlalu panas dan mati. Di Inggris periode kerja didefinisikan sebagai 10 menit. Jadi hitungannya adalah 30% dari 10 menit yaitu : 180 atau bisa dibulatkan menjadi 3 menit.

 

Paham ga guys?? maksudnya adalah kalian bisa menggunakan mesin las dengan kapasitas maksimal ini ( 200 amp ) dengan batas waktu hanya 3 menit guys.

 

Sedangkan 40⁰C artinya adalah penggunaan mesin las haruslah di ruangan yang suhu ruangannya tidak lebih dari 40⁰C.

 

Jika digabungkan brarti kalian harus melakukan pengelasan di ruangan yang bersuhu dibawah dari 40⁰C dengan lama penggunaan 3 menit jika kalian gunakan secara maksimal di 200 amp.

 

Contohnya ada pada gambar dibawah ini ya guys untuk spesifikasi penulisan duty cycle di salah satu mesin las.
Arti-Duty-Cycle-pada-Mesin-Las

Contoh-Arti-Duty-Cycle-pada-Mesin-Las

 

 

MENGUKUR DUTY CYCLE PADA MESIN LAS

Udah pada paham ya guys arti duty cycle pada mesin las ini?? semoga kalian udah pada paham nih.. Pokoknya patokan waktu standard internasional untuk menghitung duty cycle adalah 10 menit. Tinggal dikalikan aja nanti sama presentase pemakaian yang ditulis di tabel spesifikasinya.

 

Jadi jangan terlalu lama pake mesin las kalo mau mesin las kalian awet guys. Alat elektronik lain seperti TV juga seharusnya tidak boleh digunakan terlalu lama. Intinya semua barang-barang elektronik memang durasi pemakaiannya tidak boleh terlalu di forsir.

 

Kalo kalian ingin mencari mesin las yang memiliki duty cycle agak lama, tips dari kami sih mending kalian cari mesin las yang berukuran lebih besar. Karena mesin las berukuran besar memiliki keunggulan tersendiri yaitu lebih tahan banting untuk pemakaian cukup lama.

 

Makanya kebanyakan di Industri perkapalan yang notabene menggunakan mesin las untuk menyambung plat kapal laut. Tentunya mesin las disana pemakaiannya sangatlah diforsir atau digunakan dengan jangka waktu lebih panjang.

 

Tau sendiri kapal laut itu segede gaban.. Kalo kita ngelasnya dikit-dikit ya kapan selesainya. Hehehe

 

Yaw dah guys.. Cukup sekian nih artikel arti duty cycle pada mesin las dari kami,. Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian semua ya. Dan jangan lupa nih guys.. Ikuti terus channel youtube kami yang sering membahas tentang performa mesin las yang kita uji dengan alat-alat canggih. Sehingga dapat diukur daya listrik yang dikonsumsi, ampere yang dikeluarkan dan yang dibutuhkan., serta uji coba lain yang extreme lah pokoknya. Gak lain ya untuk melihat kekuatan dan performa dari mesin las yang kami uji.

 

Tonton channel youtube kami pada link dibawah ini ya guys

>> CHANNEL YOUTUBE <<

 

Selalu support kami dengan menonton, subscribe, like dan share ya guys agar kami bisa terus berkarya memberikan yang terbaik untuk kalian. Yaw dah guys.. Goodbye dlu nih kita.. Salam..!!

4 thoughts on “ARTI DUTY CYCLE PADA MESIN LAS

  1. Pingback: JENIS OBOR LAS UNTUK MESIN LAS TIG - Blog Tehniq.com - Blog Tehniq.com

  2. Pingback: BEBERAPA HAL TENTANG MESIN LAS MIG - Blog Tehniq.com - Blog Tehniq.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *