Thumbnail-Bagaimana-Menentukan-Ukuran-Kawat-Las-MIG

BAGAIMANA MENENTUKAN UKURAN KAWAT LAS MIG

By: Yudha Yudha
05 Jun 2020

Halo sobat tehniq setanah air Indonesia raya.. Gimana nih kabar kalian?? semoga pada baik ya.. Pada artikel kami kali ini, gw mau berbagi info buat para welder se nusantara dan sejagad raya nih. Tentang bagaimana menentukan ukuran kawat las MIG untuk kebutuhan kalian? tentunya kami akan menjelaskan satu-persatu ya dari masing-masing ukuran kawat las MIG ini.

 

Tapi sebelumnya gw mau ingetin dulu nih karena mau new normal. Ada baiknya kalian selalu mengingat dan menjalankan protokol COVID disegala situasi dan kegiatan kalian ya. Hal ini harus kita lakukan untuk menekan penularan virus ini juga agar tidak ada yang namanya lockdown lagi.

 

Dampaknya besar banget sama negara ini kalo sampai lockdown lagi. Jadi kita harus sama-sama membangun Indonesia dan menyelamatkan Indonesia ya guys. Sama seperti pejuang dulu yang mengorbankan nyawa mereka melawan penjajah untuk menyelamatkan Indonesia.

 

Dan saat ini kita juga harus mengorbankan waktu, keegoisan dan juga tenaga kita untuk menyelamatkan Indonesia. Demi rakyat Indonesia, keluarga kita dan juga orang-orang yang kita sayangi.

 

Bener-bener jiawa gw patriotis banget kalo udah kaya gni. Wakakakakak

 

 

BAGAIMANA MENENTUKAN UKURAN KAWAT LAS MIG

Oke jadi balik lagi pada pembahasan ya.. Sebenarnya bagaimana menentukan ukuran kawat las MIG yang benar untuk kebutuhan anda?

 

Perlu kalian ketahui ya guys. Mesin las MIG berbeda dengan mesin las MMA. Jika pada mesin las MMA itu tingkat kematangan pada kawat las bergantung pada settingan ampere ( salah satunya ). Maka pada mesin las MIG, tingkat kematangan pada kawat las bergantung pada settingan ampere, voltase dan juga speed wirenya.

 

Dan bukan hanya itu guys.. Pada mesin las MIG juga ada faktor lain yang juga bergantung pada ketiga hal tadi. Yaitu ketebalan plat besi atau objek las yang akan kalian las.

 

Pada intinya untuk settingan ampere, voltase dan juga speed wire pada mesin las MIG akan mempengaruhi :

  • Tingkat kematangan kawat lasnya
  • Penetrasi kerak las dengan besi
  • Kekuatan hasil las

 

Jadi jangan disamakan dengan MMA nih dalam pemilihan kawat lasnya ya. Sedangkan untuk standard ukuran kawat las MIG ini ada 4 saja yaitu diantaranya adalah :

  • 0.6 mm
  • 0.8 mm
  • 1.0 mm
  • 1.2 mm

 

Dan standardnya keempat ukuran tersebut digunakan untuk ukuran besi atau plat yang standard pula. Berikut ini adalah standard penggunaan ukuran kawat las yang disesuaikan dengan ketebalan plat :

  • 0.6 mm = Ukuran plat 4 mm
  • 0.8 mm = Ukuran plat 6 mm
  • 1.0 mm = Ukuran plat 8 mm
  • 1.2 mm = Ukuran plat 10 mm

 

Itu standardnya ya guys. Tapi balik lagi nih ke poin yang tadi. Karena hal-hal yang mempengaruhi hasil lasan MIG tadi itu bukan ukuran dari kawat las. Maka disini yang terpenting yaitu sebenarnya dari sisi settingan ampere & speed wirenya.

 

MENENTUKAN PENGGUNAAN KAWAT LAS MIG

Nah jadi pada saat di lapangan, penentukan ukuran kawat las dengan ketebalan plat biasanya berubah. Standardnya kami melakukan pengelasan menggunakan kawat las ukuran 0.8 & 1 mm itu sudah bisa mengelas besi dengan tebal 4 – 12 mm.

 

Perbedaannya adalah pada setelan ampere dan juga speed wire ya guys. Dan pada artikel ini kami mengambil contoh untuk penggunaan kawat las 0.8 mm saja ya guys. Kami tidak membahas masing-masing settingan volt pada setiap ukuran kawat las karena keterbatasan kami.

 

Jadi disini kami mengambil percobaan dengan menggunakan kawat las 0.8 pada ketebalan plat besi mulai dari 4 – 8 mm.

 

Pada percobaan besi 4 mm kami mengambil settingan di voltase 19 volt dengan settingan speed wire dan ampere di bar 3.

 

Dan untuk percobaan besi 6 mm kami mengambil settingan di voltase 19 volt dengan settingan speed wire dan ampere di bar 4.

 

Sedangkan untuk besi 8 mm, kami mengambil settingan di voltase 19 volt dengan settingan speed wire dan ampere di bar 5.

 

Jadi bisa kalian lihat ya guys.. Disini dengan ketebalan kawat las yang sama tetapi mengelas pada objek dengan ketebalan yang berbeda. Settingan voltase konsisten untuk ukuran kawat las yaitu di 19 volt. Tetapi perbedaannya pada speed wire dan juga amperenya.

 

Karena settingan ampere pada mesin las yang kami gunakan ini gabung dengan speed wire, jadi kami ga bs nyebutin nominal ampere sesungguhnya. Dan dari percobaan tersebut terlihat setiap ketebalan besi harus di setting dengan ampere yang berbeda.

 

Oia by the way kami disini percobaannya menggunakan mesin las Daiden MIGi 200 ya. Jadi sekalian itung-itung promosi. Hehehe

 

 

KESIMPULAN

Dan dapat ditarik kesimpulan, bahwa untuk kematangan dari kawat las MIG itu tergantung dari voltasenya. Sedangkan penetrasi atau tingkat kedalaman tembusan lasnya itu berpengaruh pada ampere. Jadi balik lagi ke judul artikel ini.

 

Bagaimana menentukan ukuran kawat las MIG pada pengelasan yang kalian butuhkan? Jawabannya adalah :

  1. Ukuran kawat las satu dengan yang lain memiliki settingan voltase yang berbeda, jadi pada percobaan diatas kami pakai kawat 0.8 mm dengan settingan voltase 19 volt. Jadi untuk ukuran 1 mm harusnya voltase dinaikkan lagi untuk mencapai kematangan sempurna. Begitu seterusnya.
  2. Tingkat kedalaman tembusan las atau penetrasi bergantung pada settingan ampere mesin las MIG. Semakin besar amperenya, semakin dalam menembus plat besi.

 

Jadi bagi kalian yang mau ngelas dengan menggunakan mesin las MIG tetapi hanya punya kawat las 1 ukuran saja. Jangan kawatir guys. Yang penting kalian tentukan dulu tingkat kematangan sempurnanya di voltase berapa. Dan pada saat mengelas dengan ketebalan besi berapa agar nantinya bisa kalian sesuaikan dengan ampere dan speed wirenya.

 

Naahh.. jadi itu tadi ya tips bagaimana menentukan ukuran kawat las MIG dari kami. Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian semua dan dapat kalian terapkan langsung pada percobaan kalian. Jadi coba-coba aja dulu cari tingkat kematangan yang pas.

 

Jangan langsung dipake kerja tuh mesin lasnya. Hehehe.. oke kalo gitu kami pamit dulu.. Salam..!!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *