REVIEW 10 MESIN LAS INVERTER 450W - 900W: TES LENGKAP & PERINGKAT
Oleh : Tim Review Tehniq | Diperbaharui : Februari 2026
Membeli mesin las inverter (MMA) di Indonesia seringkali seperti membeli kucing dalam karung. Spesifikasi di brosur sering tidak sesuai kenyataan. Ada yang mengklaim “Heavy Duty” tapi mati setelah 5 batang kawat las. Ada yang mahal tapi fiturnya kalah dengan yang murah.
Untuk mengakhiri kebingungan ini, kami melakukan uji stres (stress test) terhadap 10 mesin las paling populer di pasar Indonesia, mulai dari harga Rp300 ribuan hingga Rp1,5 jutaan.
Adapun beberapa hal yang kami uji yaitu beberapa poin berikut :
- Ketahanan (duty cycle)
- Kemampuan melahap kawat sulit (LB)
- Fitur keamanan (short circuit)
- Kompatibilitas dengan genset.
Dan dari keempat pengujian tersebut. Kami coba merangkumnya dan berikut adalah hasilnya :
RINGKASAN PEMENANG (QUICK VERDICT)
Dan dari keempat pengujian tersebut. Kami coba merangkumnya dan berikut adalah hasilnya :
- Juara Umum (Best Overall): Daiden MMAi 120 - – Paling tangguh, fitur lengkap, purna jual luas.
- Runner-Up (Performa Terbaik): Beckum A MMA 120 - – Kejutan terbesar. Mampu melahap 100 batang kawat las non-stop tanpa berhenti dalam pengujian kami. Link pengujian disini>>
- Pilihan Budget terbaik (Best Value): Izumi MO 120 - – Satu-satunya mesin di bawah Rp700rb yang bisa kawat las LB & punya fitur anti lengket.
- Pilihan Termurah (Ultra Budget): Beckum EB2 MMA-120 - – Harga 400rb.an, fitur keamanan aktif. Pilihan paling aman budget terbatas.
TABEL DATA HASIL PENGUJIAN (10 MESIN)
Data dibawah ini diambil dari hasil uji lapangan kami, bukan sekedar klaim brosur.
| Gambar | Merk & tipe | Harga(Est) | Uji Kwt Las LB 2.6 | Fitur Anti Lengket | Uji Ketahanan | Bisa Genset? |
|---|---|---|---|---|---|---|
![]() | Daiden MMai120 | Rp. 1.625.000 | lANCAR LINK UJI>> | aDA LINK UJI>> | 50 BATANG | BISA LINK UJI>> |
![]() | beckum a mma 120 | Rp. 1.300.000 | lANCAR LINK UJI>> | aDA | √100 BATANG LINK UJI>> | BISA LINK UJI>> |
![]() | Multipro 120G-KR | Rp. 1.550.000 | lANCAR LINK UJI>> | TDK ADA LINK UJI>> | 5 BATANG LINK UJI>> | BISA LINK UJI>> |
![]() | Lakoni falcon 120e | Rp. 1.570.000 | lANCAR | TDK ADA | 10 BATANG | KURANG |
![]() | RHINO MERAH MMA 120 | Rp. 656.000 | lANCAR | TDK ADA | N/A | BISA |
![]() | IZUMI MO 120 | Rp. 675.000 | lANCAR LINK UJI>> | ADA LINK UJI>> | 10 batang LINK UJI>> | BISA LINK UJI>> |
![]() | LAkoni BASIC 123iX | Rp. 635.000 | Tidak bisa LINK UJI>> | ADA LINK UJI>> | 10 batang LINK UJI>> | BISA LINK UJI>> |
![]() | RYU RII-120-2 | Rp. 669.000 | Tidak bisa LINK UJI>> | TIDAK ADA LINK UJI>> | 10 BATANG LINK UJI>> | BISA LINK UJI>> |
![]() | DAESUNG arc 120 se | Rp. 510.000 | Tidak bisa LINK UJI>> | ADA LINK UJI>> | 10 batang LINK UJI>> | kurang LINK UJI>> |
![]() | BECKUM eb2 MMA -120 | Rp. 399.000 | Tidak bisa LINK UJI>> | ADA LINK UJI>> | N/A | BISA |
1. JUARA UMUM : DAIDEN MMAi 120
Investasi Paling Aman untuk Jangka Panjang

Meskipun harganya paling tinggi diantara 10 kontestan (Rp. 1.625.000) Daiden MMAi 120 membuktikan bahwa “ada harga ada rupa”.
Mengapa Menang?:
- Konsistensi : Lulus semua ujian kami dengan nilai sempurna. Kawat RB lancar, Kawat LB (Low Hydrogen) lancar, dan tetap stabil saat digunakan dengan genset
- Fitur Lengkap : Memiliki Short Circuit Protection (anti-lengket) yang absen di kompetitor sekelasnya seperti Multipro dan Lakoni falcon.
- Durabilitas : Uji pakai 50 batang non-stop dilibas tanpa overheat. Garansi servis seumur hidup dan 13 pusat servis di kota besar menjadikannya pilihan paling “tenang”.
2. RUNNER-UP : BECKUM A MMA 120
Mesin Badak dengan Stamina Monster
Kejutan Pengujian :
Diatas kertas, Duty cycle mesin las ini tertulis hanya 20%. Namun dalam pengujian nyata, mesin ini mampu melahap 100 Batang Kawat Non-Stop!. Tentunya ini mengalahkan semua mesin lain dalam daftar, bahkan yang mengklaim duty cycle 60%.
Mengapa Kami Menyukainya? :
Dengan harga Rp. 1.300.000 (lebih murah dari Daiden), anda mendapatkan performa yang sangat mirip. Ia memiliki fitur short circuit, bisa digunakan dengan genset, dan garansi seumur hidup.
Kekurangan :
Merk belum sepopuler Daiden/Lakoni, sehingga ketersediaan sparepart hanya ada di puset servis center, dan tidak tersedia di toko offline.
3. PILIHAN BUDGET TERBAIK : IZUMI MO 120
Satu-satunya Mesin Murah yang “Bisa Segalanya”
Di kelas harga Rp.600 ribuan (Middle-Low), persaingan sangat ketat antara Izumi, Lakoni Basic, dan Ryu. Izumi MO 120 keluar sebagai pemenang telak.
Mengapa Menang di Kelas Budget:
- Lulus Uji LB: Izumi adalah satu-satunya mesin dibawah Rp700 ribuan yang berhasil menyalakan kawat LB 2.6mm dengan lancar. Lakoni Basic, Ryu, dan Daesung gagal total di tes ini.
- Keamanan: Dilengkapi fitur Short Circuit (anti-lengket). Sangat penting untuk pemula agar listrik rumah tidak anjlok saat belajar.
- Genset Friendly: Masih bisa digunakan dengan genset, sementara Lakoni Basic dan Ryu kurang direkomendasikan.
4. PILIHAN TERMURAH: BECKUM EB2 MMA-120
Mesin las Termurah Harga Rp300 Ribuan
Jika dana anda sangat terbatas, jangan beli mesin tanpa merk. Belilah Beckum EB2 (Rp399.000).
Mengapa:
Meskipun tidak bisa kawat LB, mesin ini sudah dilengkapi fitur short circuit. Ini fitur mewah untuk harga segini. Bandingkan dengan Ryu (Rp669rb) atau Rhino (Rp659rb) yang justru tidak punya fitur pengaman ini. Untuk pekerjaan rumah ringan dengan kawat RB biasa, ini sudah sangat cukup.
KOMPETITOR LAINNYA (MENGAPA TIDAK MASUK TOP 4?)
Berikut analisis kami mengapa 6 mesin lainnya tidak menempati posisi puncak:
- Lakoni Basic 123iX (Rp635.000): Mesin paling populer di Indonesia. Layanan servisnya juara (16 kota). Namun, secara teknis ia kalah dari Izumi karena gagal di pengujian kawat las LB 2.6mm dan kurang direkomendasikan pakai genset. Pilih ini hanya jika lokasi anda sangat pelosok dan butuh servis mudah.
- Multipro MMA 120G-KR (Rp1.550.000): Harganya mahal setara Daiden, tapi tidak ada fitur short circuit. Bagi pemula, ini fatal. Selain itu, uji ketahanannya saat kami tes hanya bisa digunakan 5 batang non-stop.
- Lakoni Falcon 120E (Rp1.580.000): Senasib dengan Multipro. Mahal, performa oke, tadi tidak ada fitur Short Circuit. Di harga segini, seharusnya anda sudah berhak mendapatkan fitur keamanan lengkap seperti Daiden.
- Rhino Merah MMA-120 (Rp656.000): Mesin legendaris yang kuat, namun tidak dilengkapi dengan fitur short circuit dan tidak tersedia garansi sparepart. Mesin ini untuk tukang las senior kasar, bukan untuk pemula atau rumahan.
- RYU RII-120-2 (Rp669.000): Harga mirip Izumi, tapi fitur kalah telak. Tidak bisa mengelas dengan kawat las LB, tidak ada short Circuit, dan garansi sparepart hanya 6 bulan.
- Daesung Arc 120 SE (Rp510.000): Pilihan yang “oke”. Lebih mahal dari Beckum EB2 tapi performanya mirip (sama-sama tidak bisa kawat las LB). Kecuali anda butuh bonus aksesorisnya, Beckum EB2 lebih hemat.
PANDUAN MEMBELI : CARA KAMI MENGUJI (E-E-A-T)
Untuk memastikan ulasan ini akurat, kami menggunakan parameter teknis berikut:
- Uji Kawat Las LB (Low Hydrogen): Kami menggunakan kawat LB52U. Ini kawat “keras” . Hanya mesin dengan voltase dan api stabil yang bisa menyalakannya. Jika mesin murah gagal disini, artinya komponen dalamnya standard.
- Uji Short Circuit (Anti-Lengket): Kami sengaja menempelkan kawat ke besi.
- Lulus: Ampere turun otomatis, kawat tidak membara, MCB aman.
- Gagal: Kawat membara merah, mesin mendengung keras, atau MCB turun.
- Uji Pemakaian (Duty Cycle): Kami membakar kawat las berturut-turut tanpa henti sampai mesin mati (overheat) untuk melihat ketahanannya.
FAQ: PERTANYAAN UMUM
Q: Mana yang lebih baik untuk listrik 450 Watt, Izumi atau Lakoni Basic?
A: Izumi MO 120. Selain lebih efisien, fitur Short Circuit-nya membantu mencegah MCB 2 Ampere (450W) anjlok saat kawat lengket. Namun, ingat, di daya 450W, anda hanya bisa las titik-titik (tack-weld).
Q: Kenapa mesin mahal seperti Multipro/Falcon tidak punya Short Circuit?
A: Mesin-mesin ini sering didesain untuk tukang las profesional (senior) yang tangannya sudah terampil sehingga jarang mengalami kawat lengket (sticking). Mereka lebih mengutamakan karakteristik api yang agresif. Namun untuk pengguna umum, fitur ini sangat vital.
Q: Apakah mesin “Tidak Bisa LB” berarti jelek?
A: Tidak juga. Kawat LB biasanya untuk struktur berat (konstruksi). Untuk pagar rumah, kanopi, atau tralis. Anda akan menggunakan kawat RB (seperti RD/Nikko). Mesin seperti Lakoni Basic atau Daesung sudah sangat cukup untuk kawat RB.
Disclaimer: Harga dan hasil pengujian berdasarkan data sampel unit yang kami terima per Februari 2026. Performa unit di pasaran mungkin memiliki variasi minor.










